Rabu, 26 Maret 2014

anak itik peking

Anak Itik
Sebelum anak itik ditempatkan setelah menetas, yaitu pada lingkaran yang terbuat dari tripleks, harus dilakukan persiapan sebelumnya seperti penyemprotan kandang agar bersih dengan menggunakan Biotama 3 (2 – 3 tutup botol Biotama 3 dilarutkan dalam 1 liter air). Pengaturan lampu pemanas dalam lingkaran tripleks tersebut agar kesehatan anak itik terjamin.




Untuk menghindari angin yang masuk, mengingat bulu anak itik masih halus dan tidak tahan udara dingin, usahakan dinding kandang ditutup dengan tirai plastik. Seelah 4 hari, tirai plastik dapat dibuka pada siang hari, dan pda malam hari ditutup kembali. Pada umur 4 minggu tirai plastik dapat dilepas semua sebab anak itik sudah memiliki bulu yang cukup tebal, namun kalau ada hujan lebat atau ada angin kencang, tirai plastik masih diperlukan. Induk buatan dengan alat pemanas lampu minyak atau lampu listrik sangat diperlukan sampai umur 3 minggu. Pada umur diatas 4 minggu lampu digunakan hanya sebagai alat penerang saja.

Suhu alat pemanas yang baik adalah sebagai berikut :
- Minggu I : 32°C
- Minggu II : 27°C
- Minggu III : 21°C
Untuk melihat suhu (panas) yang baik untuk anak itik dapat dilihat dari penyebaran anak itik di bawah alat pemanas dalam lingkaran triplek (pelingkar).

Anak itik yang baru di beli dari Poulty Shop atau dari tempat yang cukup jauh, setelah dimasukkan dalam pelingkar tadi jangan tergesa-gesa diberi makan. Akan tetapi diberikan dahulu minuman segar, berupa susu atau air gula. Hal ini untuk menghindari “stress” karena perpindahan tempat. Setelah lebih kurang 1 jam, itik diberi makan sedikit demi sedikit tetapi sering agar makanan tidak terbuang dan diacak-acak. Setelah 1 minggu pertama, berilah air segar yang dicampur “antibiotika alami” yaitu Biotama 5 , kunyit dan asam jawa. 1 ruas kunyit ditambah 1 cm asam jawa potongan (haluskan) tambahkan 1 -2 tutup botol Biotama 5 dan air hingga 1000 ml. Masukkan dalam botol aqua besar, tutup rapat lalu kocok kocok. Minuman segar ini bisa disebut dengan ”jamu ternak”. Berikan minuman ini 1 minggu sekali. Hal ini untuk merangsang nafsu makan dan pertumbuhan yang seragam, juga untuk menghindari kepekaan terhadap gangguan penyakit selama pemeliharaan.

Teknik Penetasan Telur Bebek yang Efektif dan Benar



Pemilihan Telur Bebek

Sebenarnya untuk usaha DOD/penetasan telur bebek menjadi meri lebih baik memiliki indukan sendiri, karena kita akan tahu riwayat hidup indukan dan telur. Karena jika hanya membeli dari luar, kita tidak tahu apakah yang kita beli telur yang bagus atau tidak, jadi harus memilih telur dahulu.

Bebek yang siap bertelur berumur 4-5 bulan. Jenis bebek yang di Cirebon, yakni bebek Rambon bisa bagus diternakkan dimana saja, baik dengan digembalakan, maupun dikandang. Ini karena bebek Rambon kakinya lebih panjang dari bebek Mojosari, sehingga larinya lebih lincah dan cepat. Selain itu bebek Rambon memiliki leher yang lebih panjang dari bebek Mojosari.

Untuk menghasilkan telur yang fertile, tentunya indukan betina harus dikawinkan dengan indukan jantan dengan perbandingan 1:10 (1 jantan mengawini 10 betina). Setiap harinya bebek bisa bertelur 1 butir. Sebenarnya ada cara untuk memperbesar ukuran telur, yakni dengan menggunakan zat pemacu berupa Ena Egg berbentuk butiran yang dicampur bersamaan dengan pakan. Namun perlakuan tersebut membuat bebek kelelehan untuk memproduksi telur, yakni yang biasanya bisa sampai 2 tahun memproduksi, namun setelah menggunakan zat tersebut hanya sampai 1,5 tahun, karena dubur atau kloakanya cepat rusak.

Alat Penetas

Usaha bebek sebelum tahun 70-an belum terorganisir dengan baik. Barulah setelah tahun 70-an dan dibuatnya alat penetasan telur, usaha bebek lebih terorganisir, walaupun untuk penggunaan alat baru dilakukan oleh 1-2 orang. Penetasan telur umumnya pada saat itu masih menggunakan bantuan entok, karena bebek tidak mau mengerami telurnya. Alat penetasan telur/incubator tersebut dinamakan “lemari odel Akhyar”, karena memang yang pertama kali menciptakan alat tersebut adalah Akhyar, seorang penduduk desa Kroya Cirebon yang kini telah lama meninggal dunia.

Dalam usaha penetasan telur, penggunaan lemari Akhyar tersebut tidak serta merta membuat telur lebih cepat menetas, namun hanya membantu kemudahan dan kepraktisan sehingga lebih ekonomis. Proses penetasan tetap memakan waktu selama 28 hari, layaknya pengeraman dengan bantuan entok. Cara ini terbilang lebih ekonomis , karenapenetasan meri tidak perlu memilki entok untuk mengerami yang pastinya membutuhkan lahan yang cukup luas. Selain bisa dilakukan diruang terbatas, denganpenggunaan alat tersebut membuat usaha ini tidak menghasilkan limbah apapun.

Lemari model Akhyar juga bisa dibuat sendiri oleh penetas meri, karena bahan dan modelnya sangat sederhana. Lemari tersebut terbuat dari bahan kayu dan triplek. Modelnya seperti lemari pakaian biasa ukuran 1 x 1 x 2 m, dengan beberapa susunan sekat/rak dari triplek beralas Koran, memiliki kaca dibagian depan agar bisa terus dipantau keadaan telurnya. Dalam 1 lemari 6 rak mampu menampung 800 butir telur bebek.

Proses Penetasan Meri

Pada proses penetasan saat ini masih dilakukan dalam 2 cara, yakni penggunaan alat yang pemanasnya dari lampu minyak dan pemanas dari listrik/kumparan/lampu. Kedua cara tersebut memilki kelebihan dan kekurangan. Misalnya pemanas dengan listrik/kumparan memilki kelebihan, yakni tidak mengeluarkan asap hitam sehingga alat tetap bersih. Karena tergantung listrik, jadi jika terjadi mati lamapu maka bisa menganggu penetasan. Sedangkan dengan cara sederhana, yakni dengan lampu minyak memang akan mengeluarkan sedikit asap hitam, namun tidak terganggu jika terjadi mati lampu.

Pada rak tingkat pertama yang berda 50 cm dari dasar lantai, terdapat wadah berbentuk Loyang kotak kue dari kaleng sebagai wadah air. Dan ruang kosong paling bawah jarak 50 cm dari dasar lantai ditempatkan sebuah lampu minyak untuk menjaga suhu agar tetap stabil di 100F dan menjaga kelembaban dengan terciptanya uap air dari air yang dipanaskan. Karena penetasan membutuhkan uap panas lembab, bukan panas kering. Pemanasan dengan lampu minyak memang yang paling cocok, karena harus dilakukan terus sampai telur menetas. Jika menggunaka lampu listrik, tidak baik karena suka berbahaya jika sedang mati lampu sehingga pembentukan meri menjadi tidak sempurna. Hal tersebut menyebabkan bentuk tubuh meri tidak sempurna.

Dengan kapasitas lemari Akhyar 800 butir telur bebek, penetas bisa mendapat untung bersih sampai Rp.400 ribu samapi menetas. Karena biaya hanya untuk bahan bakar minyak sekitar 10 liter selama 28 hari. Biaya produksi terbilang cukup sedikit karena tidak perlu pakan dan tempat yang luas.

Menurut Prof. Dr. Penny S. Hardjosworo, Praktisi Perunggasan IPB, keberhasilan penetasan telur bebek menjadi meri umumnya hanya 50%, namun jika ada yang mencapai 70-80% itu sudah sangat bagus, karena cangkang telur bebek sangat tebal sehingga memakan waktu lama dan lebih sulit dari penetasan ayam.

Untuk sentra penetasan meri di desa Kroya Cirebon, selama ini 60% telur lebih banyak dibeli dari luar, daerah seperti Indramayu, Subang, dan Brebes. Telur yang tidak fertile biasanya masuk ke dalam usaha pengasinan telur.

Untuk membedakan meri jantan dan betina, meri yang jantan pada duburnya terdapat tonjolan, sedangkan yang betina tidak. Selain itu bulu meri jantan lebih kasar dari betina. Meri yang baru menetas, bisa diberi vaksin Vitachick agar tahan penyakit, namun bisa pula tidak diberi vaksin, karena menurut Prof. Dr. Penny S. Hardjosworo, meri labih tahan penyakit daripada anak ayam.

Pakan untuk meri yang baru menetas biasanya berupa pakan pabrik, yakni Kopan/Phokphand 5-11, barulah umur 1 minggu bisa diberi menir (pecahan beras) kukus dan kangkung. Untuk pencegahan penyakit juga bisa diberikan rajangan daun mengkudu sebulan sekali.

Meri yang baru menetas biasanya hanya ditempatkan di keranjang dari kawat ram ukuran 1 x 2 m, yang dilapisi kain. Dan bila akan dibawa dalam perjalanan meri tak perlu diberi perlakuan apapun, cukup ditempatkan pada box kardus ukuran 25 x 25 cm atau tas rinjing biasa.

membedakan jenis kelamin bebek peking

Pengeraman

28 hari untuk terbentu menjadi telur pada 37.5°C kelembaban 55-75%. Dalam 3 hari dapat dilihat detak jantung di dalam inkubasi. Di dalam inkubasi telur secara berkala harus diputar (seperti yang dilakukan oleh induk) atau gunakan mesin otomatis pemutar telur. 3 hari sebelum menetas telur harus dipindahkan ke tempat penetasan. dengan suhu lebih dibawah dan kelembaban diatas agar penetasan lebih berhasil.


Penetasan
Bebek peking berwarna kuning, paruh, betis dan kaki berwarna orange, . Tidak boleh ada akses untuk berenang kecuali menetas di alam bersama induk.


Kelamin
Menentukan jenis kelamin bebek agak sulit.

Bebek dewasa jantan mempunya ekor yang melengkung, suara agak lemah, ada bulu hitam dipunggung.


Bebek Peking Dewasa

Rata2 mempunyai berat 3.6 sampai 5 kg. Waktu hidup 9 sampai 12 tahun. Dalam 1 tahun kira2 dapat menghasilkan 200 butir telur. Akan bertelur 1 telur 1 hari dan ditempat yang cenderung aman dimana bebek lain juga bertelur. Dapat dipancing untuk bertelur dengan menggunakan bola golf atau bentuk yang mirip.
Bebek peking cenderung pemurung dari pada bebek jenis lain dan meninggalkan telur sebelum menetas. Ayam bisa digantikan sebagai pengeram.
Bebek peking tidak bisa terbang jauh tapi bisa diusakan dengan memotong bulu terbangnya agar tidak kabur. Hidup cenderung bergerombol.
Tidak begitu pintar berjalan di darat maka baiknya disediakan kolam untuk bersosial dan kawin.
Agar tidak berontak jangan memegang kaki, tapi pegang lehernya.
 


 

Selasa, 25 Maret 2014

cara membuat pakan alternatif untuk bebek

Cara membuat pakan alternatif ternak bebek

Cara membuat pakan alternatif bebek adalah dengan mencampur bahan baku yang tersedia. Hal ini digunakan untuk menekan biaya pakan ternak bebek. Berikut ini adalah bahan baku yang dijadikan sebagai pakan ternak alternatif pengganti konsentrat:
1. Jagung
Gunakan konsentrasi 50 sampai dengan 55 persen. jagung merupakan sumber energi utama bagi ternak bebek. Mudah dicerna dan pengaruhnya besar terhadap warna kuning telur. 2. Bungkil kacang kedelai
Konsentrasi yang digunakan antara 15 sampai 20 persen.
3. Tepung daging atau tepung tulang
konsentrasi antara 2 sampai 6 persen. Bahan ini penting untuk menyediakan protein kasar, kalsium, dan fosfor.
4. Tepung ikan
konsentrasi antara 3 sampai 7 persen. mudah dicerna ternak dengan sangat baik.
5. Tepung daging ayam
konsentrasi antara 2 sampai dengan 4 persen. Hindari bulu ayam yang ikut bersama tepung daging ayam karena dapat menyebabkan daya cerna berkurang.
6. Dedak padi
Gunakan konsentrasi dedak padi dalam pembuatan pakan ternak alternatif ini sebanyak 10 sampai 15 persen. anda harus bisa bedakan juga antara dedak kasar, dedak halus dengan serat kasar, dan bekatul dengan serat kasar.
7. Tepung kerang
Merupakan sumber kalsium yang tinggi bagi ternak bebek dan bagus untuk kulit telur. Konsentrasi penggunakan 6 sampai dengan 8 persen. 8. Minyak kelapa sawit
Konsentrasi penggunaan dalam pakan ternak alternatif antara 0,5 sampai 1 persen. Bahan ini tidak digunakan juga tidak apa-apa, mengingat kelemahannya yang mudah menjadi tengik. 9. Garam
Dapat merangsang pertumbuhan ternak bebek. menjaga ph ternak. pada ternak, kekurangan garam dapat menyebabkan ternak cenderung kanibal, pertumbuhan lambat, dan mempengaruhi produksi telur. penggunaan dalam pakan alternatif dengan konsentrasi antara 0,1 sampai 0,3 persen.
10. Bahan tambahan
-DCP (dicalcium Phosphate) mengandung kalsium dan fosfat. -konsentrasi penggunaan 500 gr/ton pakan ternak.
-Asam amino methione, konsentrasi penggunaan 1 – 2 kg/ton.
-Asam amino lysine, konsentrasi penggunaan 0,25 – 0,5 kg/ton
-Choline cloride, konsentrasi penggunaan 0,25 – 0,5 kg/ton
-AGP (antibiotic growth promotor), multivitamin, asam amino, mineral, dengan konsentrasi keseluruhan 2 -5 kg/ton
-Zeolit dengan konsentrasi 5 kg/ton untuk mengurangi kotoran becek pada ternak.

bebek peking

Bebek Peking

Bebek Peking
Bebek Peking

Pertumbuhan bebek peking sangat cepat, Jadi jangan heran jika menjalankan bisnis ternak bebek peking yang memiliki bulu berwarna putih sangat menjanjikan. Selain banyak konsumen yang menyukai daging bebek peking, banyak pengusaha kuliner besar menjadikan daging bebek peking sebagai menu utama kuliner mereka.

Berikut ini bisa Anda jadikan sebagai bahan pertimbangan kenapa bisnis ternak bebek peking sangat menarik:

1.       Pertumbuhannya yang Cepat

Dibanding dengan ayam, pertumbuhan bebek peking jauh lebih cepat. Bahkan jika usia bebek peking nantinya sudah berusia 1 bulan, maka berat badan bebek peking sudah mencapai 1,5 kg. Dan beratnya akan berlipat dua kali lipat saat memasuki bulan kedua. Sedangkan untuk berat ayam potong dengan usia yang sama, berat ayam potong hanya akan sekitar 1kg hingga 2 kg.

2.       Kesehatan Lebih Kuat

Dibanding dengan unggas-unggas yang lain, ternyata bebek peking lebih kuat dan tahan dari serangan penyakit.

3.       Tidak Butuh Pemeliharaan Khusus

Tidak ada pemeliharaan khusus untuk ternak bebek peking. Karena bebek peking dapat hidup di alam yang terbuka. Tapi sediakan juga kandang walau hanya sebagai tempat bebek peking berteduh saat musin hujan tiba.

4.       Makanan yang Mudah Didapat

Makanan bebek peking mudah didapat di sekitar rumah, yaitu cacing, ikan-ikan kecil, ataupun tumbuh-tumbuhan seperti kangkung-kangkungan.

5.       Akur dan Selalu Bersama-sama

Jika diperhatikan, yang namanya bebek sangat mudah diatur dan digembalakan. Karena bebek itu selalu bergerombolan dengan bebek-bebek yang lain. Bahkan bebek peking sama sekali tidak memiliki sifat kanibal apalagi bebek juga tidak suka berkelahi seperti ayam.

6.       Bulunya juga Menghasilkan

Ternyata selain daging dan telur, bulu bebek juga bisa dijadikan sebagai penghasilan tambahan. Jadi, keuntungan dari ternak bebek sangat bisa berlipat-lipat.

7.       Harga Jual yang Tinggi

Dibanding dengan ayam yang telurnya dihitung per kilo, telur bebek peking dihargai pertelurnya. Semakin banyak telur yang dihasilkan dari ternak bebek peking Anda maka semakin besar keuntungan yang akan Anda dapati. Selain itu, harga daging maupun harga telu bebek peking dipasaran jauh lebih stabil dibandingkan dengan harga daging ayam. Jadi Anda tidak perlu khawatir dengan ancaman harga jual yang rendah.

Umumnya peluang usaha  peternakan bebek ditujukan untuk bebek petelur. Namun peluang bebek pedaging juga bisa diambil dari bebek jantan atau bebek betina yg sudah lewat masa produksinya.

Masa produksi telur yg ideal adalah selama 1 tahun. Produksi telur rata-rata bebek lokal berkisar antara 200-300 butir per tahun dgn berat rata-rata 70 gram. Bahkan, peluang usaha bebek alabio memiliki produktivitas tinggi di atas 250 butir per tahun dgn masa produksi telur hingga 68 minggu. dimana hasil sudah bisa dipetik dalam waktu 2-3 bulan.

Ternak bebek peking disebut juga sebagai unggas air, karena sebagian kehidupannya 
dilakukan di tempat yang berair. Hal ini ditunjukkan dari struktur fisik seperti selaput 
jari dan paruh yang lebar dan panjang. Selain bentuk fisik dapat juga dilihat bahwa 
keberadaannya di muka bumi ini, dimana  bebek peking kebanyakan populasinya berada di 
daerah dataran rendah, yang banyak dijumpai di rawa-rawa, persawahan, muara 
sungai. Daerah-daerah seperti ini dimanfaatkan oleh bebek peking menjadi tempat bermain 
dan mencari makan.  
 Sebelum program intensifikasi pertanian menjadi program nasional, 
pemeliharaan bebek peking secara tradisional  atau dengan digembala memang sangat 
menunjang konsep pengendalian hama pertanian secara terpadu. bebek peking umumnya 
mencari makan di permukaan sawah dan sekitar batang/rumpun pada batang padi. 
Namun sejak penggunaan obat-obatan pembasmi hama pertanian makin intensif dan 
adakalanya dosisnya berlebihan, kasus keracunan bebek peking sering menimbulkan konflik 
sosial. Pemeliharaan bebek peking secara tradisional makin mengandung resiko besar. 
Melihat gambaran ini, mengubah kebiasaan cara pemeliharaan dari cara 
tradisional ke arah pemeliharaan intensif memang perlu, sebab bagai manapun juga 
mempertahankan pemeliharaan tradisional dimasa mendatang tidak bisa diharapkan. 
Hal ini disebabkan pertama, makanan bebek peking disawah atau dihabitatnya makin langka 
akibat penggunaan obat-obatan pembasmi  hama; kedua, tingkat produktifitas bebek peking 
yang dipelihara secara tradisional makin kurang nilai ekonominya, hanya bekisar 
antara 10-41% atau rata-rata 22,5% (lebih kurang 80 butir telur setahun). Hal ini 
menuntut para ilmiawan untuk memperkenalkan metode baru dalam mengelola 
ternak bebek peking. 
 Balai Penelitian Ternak (BPT) Ciawi Bogor memperkenalkan alternatif 
pemeliharaan ternak bebek peking secara terkurung. Ternyata dengan percobaan-percobaan 
yang telah dilakukan, ternak bebek peking dapat berkembang dan berproduksi sama bahkan 
dapat melebihi dari hasil pemeliharaan berpindah-pindah (tradisional). 
 Tentu saja tehnik pemeliharaan secara terkurung menuntut berbagai disiplin 
iilmu dan teknologi yang perlu diterapkan oleh peternak. Namun sebenarnya 
tuntutan tersebut tidaklah merugikan peternak, malahan akan memberikan hasil 
yang baik. 
Melaksanakan “Sapta Peternakan” peternak akan dapat memperoleh hasil 
yang optimal. Sapta Peternakan itu adalah : 
1. Tempat bibit 
2. Tempat makanan (pakan) 
3. Tempat perkandangan 
4. Tempat kontrol penyakit 
5. Tempat pasca panen 
6. Tempat pemasaran 
7. Tempat pengelolaan II . Pengenalan dan Pemilihan Bibit 
Untuk bebek peking jenis pedaging atau petelur dan pejantan bibit, harus mempunyai
sifat-sifat : 
a. Pertumbuhan badannya cepat tetapi besar badan seragam, tidak mempunyai 
cacat tubuh. Berat bebek peking pejantan muda pada umur 20 minggu adalah 1,6 kg,
pada umur 40 minggu adalah 1,8 kg. Berat bebek peking betina muda pada umur 20 
minggu adalah 1,4 kg, pada umur 40 minggu beratnya 1,6 kg. 
b. Pertumbuhan bulunya cepat dan warna  bulu seragam.  Bulu sudah harus 
lengkap pada umur 14 hari. 
c. Cepat mencapai dewasa kelamin atau umur mulai bertelur adalah 5 –6 bulan. 
d. Mempunyai daya hidup yang tinggi, hal ini dapat diukur dari angka kematian
yang rendah. Angka  kematian pada priode  pemeliharaan anak (d.o.d) s/d 
mencapai umur mulai  bertelur adalah  sebesar 3%, dari awal bertelur s/d 
diafkir adalah sebesar 2%. 
e. Telur yang  diperoduksi sebesar 200–300  butir atau lebih pertahun sampai
diafkir. Ternak bebek peking sebaiknya diafkir setelah umurnya 1,5 tahun. 
f. Kemampuan mengola pakan yang sering disebut angka konversi pakan harus 
kecil (nilainya 2 – 2,5).  
       Kg. Pakan
Konversi pakan =     
     Kg. Produksi telur 
Artinya untuk menghasilkan 1 kg telur dibutuhkan pakan sebanyak 2,5 kg. 
     Untuk memperoleh bibit seperti di atas, peternak dapat melakukan : 
1. Membeli bibit bebek peking dari  poultry shop yang memiliki breeding farm. Dengan
demikian akan diperoleh jaminan :  
(a) Kemurnian darah ras bebek peking  
(b) Keseragaman umur anak bebek peking (DOD) dan beratnya juga seragam  
(c) Keseragaman jenis kelamin
(d) Ketahanan terhadap penyakit sama, dan 
(e) Kemampuan produksi dari bibit tersebut. 
2. Melakukan pembibitan sendiri. Tahapan pekerjaan yang harus dilakukan
adalah : 
a. Pilih calon pejantan dan betina  yang akan dijadikan sumber anak bebek peking
dengan syarat-syarat berikut : 
- sehat dan tidak cacat. 
- bentuk fisik yang disenangi.
- dihasilkan dari perkawinan bebek peking yang sehat dan produksi telurnya
banyak. 
- umur diatas 8 bulan. 
b. Pemelihara secara khusus, bedakan dengan ternak bebek peking yang dipelihara 
hanya untuk tujuan pengutipan telur. Hal-hal yang harus dilakukan :
- pakan diusahakan lebih tinggi kadar gizinya. 
- pengutipan telur lebih awal agar jangan tercemar. 
- 1 ekor pajantan untuk 6 – 8 ekor betina. 
- cegah terhadap penyakit Pullorum,  karena penyakit ini disebarkan 
melalui telur.
c. Pilih telur dengan kriteria sebagai berikut :
- berat + 60 gram. 
- bentuknya oval bulat lonjong, karena diduga yang lonjong adalah 
calon jantan. 
- beri tanggal pada telur agar jelas umur telur, dieramkan sebaiknya 
umur telur jangan lebih 7 hari. 
- simpan di ruangan yang bersih, segar tetapi tertutup.  
d. Penetasan telur 
Untuk penetasan telur bebek peking dapat dipakai induk ayam, entok atau mesin 
tetas. Untuk 1 ekor ayam atau entok mampu mengerami 10 butir telur 
bebek peking. 
III. Makanan (pakan) bebek peking 
 Pedoman nutrisi pakan bebek peking yang baku di Indonesia sampai sekarang memang 
belum ada, akan tetapi para peternak  sendiri yang meramunya secara mencobacoba. Para peternak biasanya menyusun pakan ternak bebek pekingnya berpedoman kepada 
formula dari luar negri,  kemudian disesuaikan dengan bahan pakan yang ada di 
Indonesia. 
Syarat pakan yang baik untuk ternak bebek peking adalah sebagai berikut : 
1. Ransum disusun dari bahan-bahan makanan yang mengandung gizi lengkap 
seperti protein, lemak, serat kasar,  vitamin dan mineral. Susunlah dari 
beberapa jenis bahan makanan, semakin banyak ragamnya semakin baik, 
terutama dari sumber protein hewani. 
2. Setiap bahan makanan digiling halus, kemudian dipadatkan dalam bentuk pil 
tau butiran, agar jangan banyak tercecer waktu bebek peking memakannya. Bahan yang 
biasa digunakan untuk pakan bebek peking adalah; dedak, jagung, bungkil kedele, 
bungkil kelapa, lamtoro, ikan, bekicot, remis, sisa dapur, tepung tulang, 
kepala/kulit udang dan lain-lain. 
3. Jumlah pemberian dan kadar protein di sesuaikan dengan umur pertumbuhan 
dan produksi telur. 
4. Tempat makanan harus dicegah jangan sampai tercemar jamur ataupun 
bakteri. Jadi harus selalu dalam keadaan bersih dan kering. 
5. Sesuaikan jumlah tempat makanan dan  minuman dengan jumlah bebek peking, agar 
jangan saling berebutan pada waktu makan. 

IV. Kandang bebek peking 
 Sama halnya seperti ternak ayam, maka ternak bebek peking juga memerlukan 
kandang terutama pada malam hari. Oleh karena itu kandang bebek peking harus memenuhi 
syarat- syarat sebagai berikut : 
1. Mempunyai luas yang cukup untuk jumlah bebek peking yang di pelihara, maupun untuk 
rencana perluasan usaha. 
2. Terpisah dari tempat pemukiman/rumah 
3. Mempunyai ventilasi udara yang cukup. 
4. Cukup masuk sinar matahari, kandang sebaiknya menghadap ke timur. 
5. Mudah dibersihkan, lantai kandang harus lebih tinggi dari tanah sekelilingnya dan 
harus padat lantainya. Tinggi kandangnya harus cukup bagi peternak untuk 
bekerja didalamnya. 
6. Di dalam kandang tersedia alat perlengkapan pokok (tempat makan, tempat 
minum, alat pemanas buatan, tempat bertelur) bagi kepentingan hidup bebek peking yang 
bersangkutan. 
7. Terletak di daerah yang tenang, aman dan mempunyai sumber air yang cukup 
dan bersih. 
8. Di sekeliling kandang dibuat parit pembuang air dan jarak antar kandang cukup 
jauh, minimum 1 x lebar kandang. Ada 3 sistem dan tipe kandang yang dianjurkan yaitu : 
1. Sistem Lantai (litter)  adalah alternatif kandang yang digunakan didaerah yang
mempunyai kondisi tanah berpasir atau kering (daerah pesisir) atau daerah yang 
memiliki tanah yang berdaya serap tinggi. 
2. Sistem Panggung (slat) adalah alternatif kandang yang secara modren digunakan 
untung mengatasi masalah basahnya lantai. Kandang seperti ini memiliki nilai 
kesehatan  tinggi sehingga sangat cocok digunakan didaerah yang mempunyai
kondisi tanah basah dan kelembaban tinggi. 
3. Kombinasi Sistem Lantai dan Panggung (litter dan slat)  adalah sistem kandang 
yang secara modren  memberi dua alternatif. Kandang panggung digunakan 
untuk tidur dan bertelur (sarang bertelur), sedangkan kandang lantai untuk 
bermain di siang hari. 
Ketiga sistem kandang diatas dapat dilengkapi dengan kolam atau danau 
buatan agar bebek peking yang dipelihara tidak merasa dibatasi kehidupannya.
Atap kandang bebek peking mempunyai 3 macam tipe untuk daerah tropis antara lain :
1. Tipe  Shade (miring tunggal). Tipe ini memungkian masuknya sinar matahari
secara langsung sehingga akan mengurangi bau amoniak dalam kandang. Tipe
Shade ini cocok untuk daerah yang tanahnya kering. 
Contoh kandang bebek peking tipe shade lantai, dengan kapasitas 100 ekor dan ukuran
kandang 4 x 4 meter serta denah kandangnya. 
2. Tipe Monitor (atap miring ganda) adalah tipe atap yang cocok untuk kandang bebek peking
di daerah bertanah basah dan kelembaban tinggi. 
©2004 Digitized by USU digital library  5Contoh kandang bebek peking tipe monitor panggung, dengan  kapasitas 100 ekor dan 
ukuran kandang 4 x 4 meter serta denah kandangnya. 
3. Tipe Gable (kombinasi panggung dan lantai) adalah tipe atap untuk kandang bebek peking
didaerah yang mempunyai kondisi tanah basah dan kering atau musiman. 
Contoh kandang  tipe  gable dengan kapasitas 100 ekor bebek peking dan ukuran kandang 
4 x 4 m serta denah kandangnya. 
©2004 Digitized by USU digital library  6©2004 Digitized by USU digital library  7
Ukuran kepadatan kandang untuk ukuran 1 x 1 meter dapat menampung : 
1. Anak bebek peking  : 10 – 20 ekor 
2. Iik remaja  : 8 – 10 ekor 
3. bebek peking dewasa : 6 – 7 ekor 
V. Tata Laksana Pemeliharaan bebek peking 
 Kunci keberhasilan usaha produksi ternak bebek peking terletak pada pelaksanaan 
program tata laksana pemeliharaan bebek peking sampai umur 22 minggu. Kesalahan nutrisi 
pada masa pertumbuhan ini bisa menyebabkan bebek peking terlambat mencapai kedewasaan 
kelamin sehingga bebek peking tidak bisa berproduksi pada umur yang diharapkan. 
 Dalam usaha ternak bebek peking secara intensif, ada tiga evaluasi pokok yang 
memiliki andil keberhasilan yakni : 
1. Bibit bebek peking; karakteristik ekonominya dalam menunjang keberhasilan usaha adalah 
20%. 
2. Makanan bebek peking; dalam menunjang keberhasilan usaha mempunyai andil sebesar 
30%. 
3. Tata laksana pemeliharaan, termasuk kandang, cara pemeliharaan dan 
keterampilan, memegang peranan paling besar yakni 50%. 
V.1. Pemelihraan Anak bebek peking
   
Sebelum anak bebek peking ditempatkan setelah menetas, yaitu pada lingkaran yang 
terbuat dari tripleks, harus dilakukan persiapan sebelumnya seperti penyemprotan 
desinfektandan pengaturan lampu pemanas dalam lingkaran tripleks tersebut agar 
kesehatan anak bebek peking terjamin. 
 Untuk menghindari angin yang masuk, mengingat bulu anak bebek peking masih halus 
dan tidak tahan udara dingin, usahkan dinding kandang ditutup dengan tirai plastik. 
Seelah 4 hari, tirai plastik dapat dibuka pada siang hari, dan pda malam hari ditutup 
kembali. Pada umur 4 minggu tirai plastik dapat dilepas semua sebab anak bebek peking sudah 
memiliki bulu yang cukup tebal, namun kalau ada hujan lebat atau ada angin 
kencang, tirai plastik masih diperlukan. 
 Induk buatan dengan alat pemanas lampu minyak atau lampu listrik sangat 
diperlukan sampai umur 3 minggu. Pada umur diatas 4 minggu lampu digunakan 
hanya sebagai alat penerang saja. 
 
 Untuk melihat suhu (panas) yang baik untuk anak bebek peking dapat dilihat dari 
penyebaran anak bebek peking di bawah alat pemanas dalam lingkaran triplek (pelingkar), 
seperti gambar di bawah ini. Gambar 7 .  Kemingkinan keadaan suhu udara pada alat pemanas; (A) suhu terlalu
dingin, (B) suhu terlalu panas, (C) suhu menyenangkan.
Anak  bebek peking  yang  baru  di  beli  dari Poulty  Shop  atau  dari  tempat  yang  cukup
jauh,  setelah dimasukkan dalam pelingkar tadi jangan tergesa-gesa diberi makan. 
Akan tetapi diberikan dahulu minuman segar, baik berupa susu kental manis atau air 
campur gula. Hal ini untuk menghindari “stress” karena perpindahan tempat. Setelah
lebih kurang 1 jam, bebek peking diberi makan sedikit demi sedikit tetapi sering agar makanan 
tidak terbuang dan diacak-acak. 
Setelah 1 minggu pertama, berilah air segar yang dicampur “antibiotika” dan 
“vitamin”. Hal ini untuk merangsang nafsu makan dan pertumbuhan yang seragam,
juga untuk menghindari kepekaan terhdap gangguan penyakit selama pemeliharaan. 
V.2. Pemeliharaan bebek peking Masa Pertumbuhan (5 – 22 minggu)
   
bebek peking pada masa pertumbuhan tidak dipelihara dalam pelingkar lagi tapi sudah 
menyebar  ke seluruh ruangan  kandang yang sudah  diberi alas  litter (kulit padi,
jerami kering,  serbuk gergaji, dll). Penggunan pasir dan kapur sebagai campuran 
alas lantai kandang  sangat  dianjurkan  karena pasir tidak mudah menggumpal dan
mampu menyerap air (basah).  
Kapur juaga berfungsi meredakan kadar amoniak yang disebabkan oleh 
kotoran bebek peking. Campiran pasir, kapur, kulit padi, atau yang lainnya dengan perbandingan  1 : 2 :  5,  dan tebal  minimal  20 cm. Seminggu sekali handaknya alas
lantai kadang diaduk-aduk supaya bagian-bagian yang basah tidak memusat disatu 
tempat. Akan lebih baik lagi kalau ditaburi kulit padi yang dicampur kapur, sehingga
kesehatan lantai kandang lebih terjamin. 
Sebaiknya kandang bebek peking hanya digunakan pada malam  hari. Siang hari bebek peking
dikeluarkan dari kandang agar bisa bermain dikolam.  Agar kandang tidak terlalu 
padat dan bebek peking merasa nyaman, perbandingan luas kandang dan jumlah bebek peking adalah 1
meter persegi untuk 6–7 ekor bebek peking.
Kolam air untuk bebek peking masa pertumbuhan, sebaiknya per meter persegi untuk
12 ekor bebek peking, Kolam air jangan terlalu dalam agar bebek peking tidak terlalu banyak membuang
energi. 
Pemberian makanan intuk bebek peking masa  pertumbuhan hendaknya mulai diatur 
dan dibatasi. Hal ini sangat menyangkut evesiensi penggunaan makanan dan kontrol 
berat tunbuh. Kontrol berat tubuh bebek peking dalam masa pertumbuhan  hendaknya 
dilakukan setiap minggu. Caranya adalah  mengambil beberapa ekor bebek peking secara acak
dan menimbangnya, kemudian berat seluruhnya dibagi jumlah bebek peking. Berat rata-rata 
©2004 Digitized by USU digital library  8©2004 Digitized by USU digital library  9
dapat dijadikan acuan untuk mengontrol berat tunuh bebek peking masa pertumbuhan. Bila 
berat rata-rata terlalu besar selisihnya dengan barat rata-rata kelompok lain, 
pemberian makanan hendaknya di kontrol lebih cermat lagi. Bila bebek peking terlalu kurus, 
berilah makanan melebihi jatah biasanya selama 2-3 hari, bila bebek peking terlalu gemuk 
tambahkan jumlah makanan yang banyak mengandung serat kasar, seperti bekatul 
tanpa mengurangi konversi ransum yang dikonsumsi. 
 Berat standar tubuh bebek peking pada usia 20 minggu adalah 1.350-1.400 kg. 
Usahakan mencapai berat standar tersebut agar bebek peking tidak terlambat mencapai masa 
bertelur.  
bebek peking yang mempunyai berat rubuh kurang atau lebih dari berat standar 
umumnya tidak bertelur tepat pada waktunya. Biasanya terlambat karena majir atau 
kegemukan. 
V.3. Pemeliharan bebek peking masa Produksi (> 22 minggu)
   
Mulai usia 23 minggu, bebek peking akan mulai bertelur. Jadi didalam kandang perlu 
disediakan sarang untuk bertelur. Sarang telur dibuat dengan ukuran 40x40x30 cm, 
dengan kapasitas persarang untuk 6 ekor bebek peking.  
Sarang diisi kulit padi supya lunak dan tidak merusak telur. bebek peking sebaiknya  
menempati kandang yang sama sampai mengakhiri produksi telurnya karena bebek peking 
terlalu peka dan mudah stress bila berpindah - pindah kandang. 
 Selama masa produksi telur sebaiknya bebek peking jangan dikeluarkan dari kandang 
sebelum pukul 09.00 pagi karena bebek peking biasanya bertelur dini hari, sekitar pukul 03.00 
pagi. Adakalanya telur yang belum sempat dikeluarkan dini hari, akan keluar sampai 
pukul 09.00 pagi. 
 Pemberian makanan secara teratur dapat menjaga keseimbangan konversi 
ransum dan produk telur. Makanan sebaiknya diberikan dua kali sehari dalam bentuk 
setengah basah. Makanan pertama diberikan pukul 09.00 pagi, dan yang kedua kali 
pukul 13.00 siang, sehingga pada sore hari makanan yang diberikan tidak tersisa. 
Jangan mengurangi jatah makanan  jika bebek peking mengalami gangguan kesehatan supaya 
berat standar dan tingkat produksi selalu seimbang. 
 Pada umumnya bebek peking yang mampu berproduksi telur tidak bertelur di sarang 
yang sudah disediakan. Jika hal ini terjadi, kita harus melatih bebek peking dengan 
menempatkan telur di sarang. Secara naluriah bebek peking akan menirudan bertelur di 
sarangnya. 
 Pemberian grit yang mengandung Calsium dan Fosfor sangat penting, apalagi 
untuk bebek peking yang sedang giat berproduksi telur. bebek peking lebih banyak membutukkan 
Calsium dan Fosfor dari pada ayam untuk pembentukan kulit telur. Apalagi bebek peking 
mengalami kekurangan Calsium dan Fosfor dari makanannya, bebek peking akan mengalami 
kelumpuhan. 
bebek peking telur yang dipelihara secara intensip memiliki kemampuan produksi telur 
sampai usia 74 minggu. Tetapi apabila pemeliharaannya cukup baik, bisa dipertahankan sampai usia 144 minggu (setelah mengalami 3 kali rontok bulu). 
V.4. Pemeliharaan bebek peking Masa Rontok Bulu
 bebek peking mengalami rontok bulu (moulting) setelah memproduksi telur selama 9–
12 bulan, dan pada saat itu selama 2–3 bulan bebek peking akan istirahat, tidak memproduksi 
telur. ©2004 Digitized by USU digital library  10
 Rontok bulu adalah proses terlepasnya bulu yang kemudian diikuti 
tumbuhnya bulu–bulu baru sebagai pengganti bulu lama. Kejadian rontok bulu pada 
unggas, merupakan suatu peristiwa alami, bukan disebabkan oleh penyakit. 
 Dalam masa rontok bulu dan pertumbuhan bulu baru, bebek peking juga memperbaiki 
kondisi tubuhnya dan memberi kesempatan pada alat reproduksinya untuk istirahat 
dan bersiap – siap memasuki masa produksi berikutnya. Bila bulu–bulu baru sudah 
sempurna, bebek peking akan bertelur lagi seperti sediakala. 
Kebutuhan Pakan bebek peking Masa Rontok Bulu per ekor per hari 

11 dst. Menggunakan pakan masa bertelur. 
V.5. Penerangan Cahaya lampu Untuk bebek peking
 Penerangan cahaya lampu untuk bebek peking  yang sedang produksi sangat penting 
artinya terutama pada malam hari untuk meningkatkan keseimbangan penyerapan 
vitamin D. Dengan penerangan yang mencukupi, kedewasaan kelamin dan kantong 
telur, kandungan telur dan pembentukan kulit telur bisa berlangsung sempurna dan 
keseimbangan kebutuhan akan calsium dan vitamin D terpenuhi. 
 Selain itu cahaya lampu juga sanggup memberi daya rangsang kelenjar yang 
bertugas membentuk hormon yang merangsang syaraf mata untuk mempertinggi 
produksi telur. 
Syarat–syarat untuk penggunaan lampu penerang untuk bebek peking : 
1. Intensitas cahaya penerangan lampu paling sedikit 15 watt untuk 10 meter 
persegi, bagi bebek peking menjelang produksi. 
2. Untuk bebek peking pada masa produksi (bertelur) intensitas cahaya penerangan lampu 
paling sedikit 30 watt untuk 10 meter persegi. 
3. Pada umur 20–23 minggu, Pemberian cahaya lampu mulai pukul 18.00 sampai 
dengan pukul 19.00 Wib.  
4. Pada umur 24-27 minggu, pemberian cahaya lampu mulai pukul 18.00 sampai 
dengan pukul 21.00 Wib. 
5. Pada umur 28 minggu ke

gambar gambar bebek peking













cara menghilangkan bau kandang bebek & entok

Cara Menghilangkan Bau Kandang Bebek & Entok

Faktor Bau kandang merupakan salah satu faktor yang perlu diperhatikan oleh para peternak, selain mengganggu kenyamanan para pekerja dan lingkungan sekitar peternakan, bau juga berpengaruh terhadap bebek atau entok itu sendiri. Iya, dengan kandang yang berbau dan kotor membuat bebek atau entok menjadi tidak nyaman, Jika bau kotoran di kandang menghilang, bebek atau unggas lainnya bisa lebih fokus makan sehingga produksi daging atau telor meningkat.

Pakan unggas yang beredar saat ini mengandung keragaman kandungan nutrisi berupa protein yang berbeda-beda, antara 15% sampai 30%. Nah dengan kandungan protein ini sangatlah mempengaruhi kotoran bebek serta entok nantinya. Pencernaan unggas tidak dapat mencerna sempurna pakan berprotein tersebut, sehingga kotoran yang keluar masih banyak mengandung protein. Protein inilah penyebab kandang menjadi bau.
Ada beberapa cara menghilangkan bau kandang yaitu:
- Menambahkan Probiotik. Probiotik berfungsi membantu menghancurkan protein dalam pencernaan, sehingga penyerapan protein oleh unggas menjadi maksimal sehingga protein yang terbuang melalui menjadi sedikit dan bau yang dihasilkanpun berkurang drastis. Selain itu pertumbuhan bebek dan entok menjadi lebih cepat.
- Melakukan Pemeliharaan Kandan secara berkala. Cara ini dengan melakukan penyemprotan desinfektan atau dengan ramuan-ramuan yang gampang kita buat sendiri seperti air detergen, air pemutih pakaian, Campuran pewangi pakaian, atau dengan air campuran pembersih lantai.
Demikian tips sedrhana dari kami dan semoga bermanfaat bagi para peternak semua

jenis jenis tipe kandang untuk bebek peking

Sistem Perkandangan
Sistem perkandangan dalam budi daya itik peking/peking duck bisa dikenal 3 tipe kandang diantaranya :
  • Tipe kandang battery
    Dalam tipe kandang ini, ternak dikandangkan satu persatu dalam satu kotak dengan ukuran yang hanya cukup untuk 1 ekor itik peking/peking duck dewasa, dengan ukuran kandang panjang x lebar x tinggi (45 x 45 x 35 cm). Dengan tipe kandang ini biaya untuk kandang relatif lebih tinggi apabila dibandingkan dengan tipe kandang yang lain. Dengan tipe kandang battery ini, maka sistem perkawinannya harus menggunakan kawin buatan (insiminasi buatan) yang dilakukan oleh tenaga manusia yang ahli dalam insiminasi buatan dengan istilah inseminator. Pada tipe kandang ini kondisi ternak maupun produksi telur dari pada itik peking/peking duck bisa terkontrol secara satu persatu, apakah produktivitasnya tinggi atau rendah, begitu juga dalam pengontrolan penyakitnya akan lebih mudah terkontrol.
  • Tipe kandang postal
    Dalam usaha ternak itik yang menggunakan tipe kandang postal, di mana ternak-ternak peliharaan ditempatkan dalam satu ruangan besar dengan jumlah ternak tertentu, di mana pemberian makan dan minuman ditempatkan di dalam ruangan kandang, sehingga ternak itik yang dipelihara selalu berada di dalam ruangan, biasanya tipe ini dalam pemeliharaan itik hanya digunakan untuk itik starter dan grower/masa pertumbuhan tetapi adakalanya digunakan untuk itik periode layer. Kapasitas itik untuk tipe kandang postal ini tergantung dari pada jenis itik yang dipelihara apakah jenis itik starter atau itik grower, untuk umur itik periode starter kapasitas kandang yang digunakan yaitu sekitar 10 - 15 ekor/m2, sedangkan apabila digunakan untuk preiode grower yaitu sekitar 6 - 8 ekor/m2, seandainya digunakan untuk periode layer kapasitas kandang sekitar 3 - 5 ekor/m2.
  • Tipe kandang ranch
    Tipe kandang ranch ini merupakan pengembangan dari tipe kandang postal, di mana dalam kandang tipe ranch ini selain ada ruangan tempat ternak juga di bagian luar/di halaman depannya disediakan halaman tempat bermain yang biasa dikenal dengan nama kandang umbaran yang dilengkapi dengan saluran air atau kolam, yang berfungsi untuk mandi/membersihkan kotoran yang menempel di badannya serta berfungsi pula untuk mendinginkan tubuh di waktu siang hari, hal ini disebabkan itik peking merupakan jenis unggas yang tidak tahan terhadap panas, sehingga harus disediakan air untuk pendingin tubuhnya. Tipe kandang ini lebih cocok untuk pemeliharaan ternak unggas air dengan cara pemeliharaan yang intensif.

resep cara membuat masakan dari bebek peking

Resep Cara Membuat Bebek Peking. Bila anda hendak mengadakan sebuah pesta untuk keluarga anda. Tak ada salahnya menghadirkan menu bebek peking ini. Rasanya akan membuat para tamu memuji anda.
Bahan : 
  • 1 ekor bebek ukuran sedang
  • 1 sendok teh garam
  • 1 sendok teh jahe parut
  • 250 ml air
  • 175 ml madu
Bahan Saus : 
  • 6 sendok makan gula pasir
  • 2 1/2 sendok makan minyak wijen
  • 6 sendok makan kecap manis
  • 1 sendok teh garam
  • 125 ml air
Cara Membuat : 
  1. Cuci bebek lalu bersihkan dengan lap kering. Tusuk dengan sepotong bambu. Atau tusuk daging melalui leher dan rongga badannya agar bebek mudah dipegang.
  2. Letakkan bebek di atas baskom. Siram dengan air mendidih lalu keringkan kembali.
  3. Campur madu, air, garam dan jahe aduk rata. Olesi dengan campuran madu sampai merata. Ulangi 3-4 kali. Diamkan selama 2 jam dalam lemari es atau semalaman sampai kulitnya kering di dalam lemari es tanpa di tutup.
  4. Keluarkan penusuknya. Letakkan bebek di loyang. Oven selama 45 menit dengan suhu 145 derajat. Balik dan panggang bagian bawahnya selama 45 menit kembali.
  5. Untuk saus : Aduk gula pasir, kecap manis, dan air sampai rata. Panaskan minyak wijen lalu tuangi campuran kecap. Masak sampai mengental. Sajikan dalam mangkuk terpisah.
Untuk 8 porsi

aneka jenis bebek atau itik

ANEKA JENIS BEBEK ATAU ITIK


Di Indonesia banyak jenis-jenis itik yang dapat dipertanggung jawabkan produksi telurnya dalam satu tahun yang dengan mudah itik itu dapat menghasilkan 150 – 180 butir. 


Adapun jenis-jenis itik petelur yang terdapat di Indonesia antara lain :
Itik Tegal (Itik Jawa / Itik Indonesia) 
Itik ini terkenal karena produksi telurnya yang tinggi, sedang warna bulunya ada yang cokelat, ataupun cokelat muda yang dalam bahasa jawanya disebut Bambangan. Diluar negeri terutama di Eropa itik Jawa tersebut lebih terkenal yang berwarna putih karena produksinya dapat mencapai 200 – 250 butir telur, dengan berat rata-rata 70 – 75 gram tiap telur. Oleh orang-orang Inggris, itik tersebut dikawinkan dengan itik lokal setempat dan lahirlah itik baru yang disebut itik “khaki campel”. Itik khaki campel tersebut mempunyai produksi yang tinggi hanya saying warna telurnya putih.Itik jawa / tegal yang baik dalam produksinya mempunyai tanda-tanda sebagai berikut : 
- Tubuhnya langsing, kepalanya kecil, matanya terang 
- Lehernya panjang dan bulat 
- Kalau berjalan tegak dan kalau dilihat dari arah kepala leher punggung terus ke belakang, bentuknya menyerupai botol. 
Itik Magelang
Itik Magelang mempunyai ciri khas yaitu di lehernya terdapat warna putih melingkar seperti kalung. Itik Magelang memiliki bentuk badan yang cukup besar dengan warna bulu bervariasi dari coklat muda hingga coklat tua atau kehitaman.
Itik Mojosari (Anas platirynchos )
Itik ini berasal dari Mojosari, memiliki warna bulu kemerahan dengan variasi dari coklat, hitam dan putih. Paruh dan dan kakinya berwarna hitam
Itik Bali (Anas sp.)
Itik ini berkembang di daerah Bali dan Lombok. Warna bulunya cenderung lebih terang. Paruh dan kakinya berwarna abu-abu kehitaman dan umumnya memiliki jambul dan bentuk leher kecil memanjang.
Itik Alabio (Anas platirynchos Borneo)
Itik ini berasal dari Amuntai, Kalimantan Selatan yang banyak dipasarkan di Kecamatan Alabio. Postur tubuhnya segitiga dan dalam posisi berdiri membentuk sudut 60 derajat. Bentuk kepalanya kecil dan membesar ke bawah. Paruh dan kakinya berwarna kuning.
Itik jantan memiliki bobot 1,8-2 kg dengan warna bulu abu-abu kehitaman dan pada ujung ekor terdapat bulu yang melengkung ke atas, sedangkan itik betina bobotnya 1,6-1,8 kg dengan warna bulu kuning keabuan dan warna ujung sayap, ekor, dada, leher dan kepala sedikit kehitaman. 
Itik dapat di budidayakan dengan dua cara yaitu dengan digembalakan atau sering disebut "di angon" dan dibudidayakan dengn Ternak Itik Tanpa Air yaitu dengan mengandangkannya.
Semoga Bermanfaat.,., :)

biaya dan keuntungan ternak peking

CARA BUDIDAYA ITIK PEKING

Itik peking memang belum begitu populer di telinga kita, namun perkembangannya sebagai salah satu pilihan usaha di bidang peternakan ternyata cukup menjajikan dengan potensi ekonominya yaang cukup besar .
Itik Peking  sendiri sebenarnya berasal dari Tiongkok,     disana itik peking sudah biasa diolah sebagai masakan tradisional. Sebenarnya ada 3 jenis itik, namun yang kita kenal hanya itik petelur dan itik hias. Jadi masih ada satu jenis itik lagi, yakni itik pedaging dan itik peking masuk dalam kategori ini. Itik Peking memang dipelihara untuk diambil dagingnya, hal inilah yang membuat kami memilih untuk beternak Itik Peking. Dibandingkan itik biasa, itik peking memiliki beberapa kelebihan, diantaranya :
·         Laju pertumbuhannya lebih cepat. Untuk mencapai berat 3 kg, itik peking cukup membutuhkan waktu pemeliharaan kisaran 45 hari. Ini jauh berbeda dengan itik biasa atau lokal yang membutuhkan waktu pemeliharaan 2 – 3 bulan hanya untuk mencapai berat kisaran 2 kg. Tentu saja hal demikian memberikan potensi keuntungan yang besar dari cepatnya masa panen dan lebih rendahnya biaya pakan. Hal ini sudah dibuktikan oleh peternak itik di kroya Kab. Cirebon dimana itik peking umur 53 hari bisa mencapai berat badan  sekitar 3.25 kg. Seperti yang telah dimuat dalam harian kompas terbitan juni 2007. Dalam pemeliharaan 3 bulan bisa mencapai bobot 4 – 4.5 kg.
·         Itik peking lebih tahan penyakit dibanding itik lokal.
·         Sifat Itik peking tidak kanibal, dll.
Dengan melihat kondisi tersebut kami mencoba membuat pedoman dan analisa usaha budidaya itik peking dalam rangka akselerasi pembangunan  peternakan unggas air untuk pemenuhan kebutuhan akan daging dalam waktu yang relatif cepat, mudah dan dapat dikembangkan.
Selama ini pemenuhan daging itik hanya berasal dari itik petelur yang sudah habis masa produksinya alias sudah di afkir. Hal ini tidak sejalan dengaan marak dan berkembangnya bisnis kuliner dan resto dan yang semisalnya yang menyajikan menu masakan daging bebek. Menu olahan daging bebek menjadi daya tarik tersendiri di berbabagai daerah bisa menjadi sandaran bagi peternak itik pedaging. Tak ayal jumlah permintaan daging itik naik sedangkan ketersediaan barang sedikit sehingga peluang pasar itik pedaging pun kian menjajikan dan semakin terbuka lebar.
Selama ini itik yang dipelihara dan diternakkan adalah untuk diambil telurnya, sehingga untuk mendapatkan daging itik  harus menunggu bebek yang tidak produktif menghasilkan telur lagi. Itik – itik inilah  yang kemudian dipotong  untuk memenuhi pemintaan daging itik. Itulah sebabnya kita sering menemukan daging itik yang keras dan alot ketika dimakan, tentu saja karena daging itik tersebut berasal dari itik afkiran yang sudah tua. Kesulitan dalam mencari daging itik inilah yang kemudian kami mencoba untuk memecahkan solusinya, hal inilah yag membuat kami untuk memilih untuk beternak itik peking. Daging itik peking muda mempunyai tekstur lebih lembut, lebih empuk, lebih gurih dan nilai gizinya lebih tinggi lantaran mulai dipotong rata rata umur 40 hari.
Berikut kami sajikan beberapa alasan yang akan dapat menghilangkan keraguan anda untuk memulai usaha penggemukan itik.
Mengapa mesti Itik ?.
Kita semua tahu dan mufakat  bahwa satu porsi nasi bebek harganya lebih mahal 1 – 2 kali lipat jika dibandingkan dengan harga satu porsi nasi ayam. Mengapa? Karena daging itik mempunyai cita rasa khas tersendiri apalagi daging itik muda.
Mengapa itik jantan ?
Harga DOD itik jantan lebih murah dari pada yang betina. Disamping itu secara teori dan praktek pun menyimpulkan  bahwa laju pertumbuhan itik jantan lebih cepat daripada itik betina.
Mengapa 40 hari (6 minggu ) ?
Sebesar 30 % biaya produksi masuk  untuk biaya pakan. Kebutuhan pakan meningkat seiring  dengan bertambahnya umur itik. Selain itu itik jantan  relatif lebih banyak mengkonsumsi pakan daripada itik betina. Semakin cepat waktu pemeliharaan harapannya adalah semakin sedikit biaya yang kita keluarkan untuk pakannya. Kedua adalah dengan memperhitungkan harga jual bebek umur 40 hari yang lumayan tinggi. Dan ketiga karena pada rentan umur tersebut adalah laju pertumbuhan yang optimal.
Harga jual dan peluang pasar.
Kalau kita cermati harga itik afkir  sekarang ( Desember 2012 ) sekira Rp. 25.000,- s/d Rp. 30.000,-/ekor  dengan berat sekitar 1,5 s/d 1,8 kg. Sedangkan hara itik peking pedaging pemeliharran dalam waktu 40 hari berat bisa mencapai 2 s/d 3 kg dengan harga jual Rp.22.000,- per kg. Sehingga bisa diharapan harga per ekor bisa mencapai Rp.44.000 s/d Rp.66.000,-
Langkah selanjutnya kita membahas pada usaha menagement pemeliharan antara lain masalah bibit, pakan, kandang dan penyakit,  berikut akan kami uraikan sedikit tentang ke 4 hal tersebut.
A.    BIBIT
Umur itik antara 1 – 7 hari disebut dengan DOD ( Day Old Duck ). Banyak cara untuk mendapatkan DOD antara lain menetaskan sendiri, beli telur tetasnya, atau beli DOD langsung dari supplier atau produsen DOD. Kami disini tidak bicara masalah untung rugi tentang cara mendapatkan DOD. Tapi yang kita bicarakan dalam konteks ketersediaan bibit. Kalau lokasi anda dekat dengan penyedia DOD mintalah DOD yang sudah berumur 3 – 4 hari. Pada umur tersebut bisa diketahui DOD yang kerdil atau tali pusatnya bermasalah dan tingkat kematian rendah. Harga DOD itik peking (Desember 2012 ) Rp.8000/ekor.
B.     PAKAN
Pakan DOD umur 1 – 3 minggu ( 20 hari ) sebaiknya menggunakan pakan pabrikan (concentrate). Yang sering digunakan oleh pakan ayam pedaging. Multi vitamin dan antibiotik dan prebiotik (vitachick, trimechin dan SOC dari HCS ) harus tersedia. Frekuensi pemberian pakan kalau bisa diusahakan lebih banyak dan teratur. Keuntungan yang akan didapat adalah pertumbuhan yang cepat dan seragam, dan kondisi makan harus fresh dan terkontrol.
Setelah umur 3 minggu (21 hari) pakan bisa diganti dengan komposisi 1 bagian konsentrat dan 2 bagian pakan buatan sendiri (dalam hal ini kami membuat dengan sistem fermentasi Tehnologi Mikroba Metriks yaitu SOC dari PT HCS). Kadar protein yang dibutuhkan antara 16 – 22 % dengan Energi Metabolisme  sekitar 2900 – 3000 kkal/kg.
Kebutuhan pakan dan minum untuk 100 ekor :
Umur (Minggu)
Jumlah Pakan
Jumlah minum
Keterangan
Kg/Hari
Kg/Minggu
Liter/hari
1
1,7
12
2
12
2
4,8
34
4
34
3
6,6
47
8
25 +12
4
9,1
64
16
20 +44
5
10
70
25
18+52
6
12
84
30
14 +60
Jumlah                                                                                          
      12764
Harga pakan dan prebiotik dan harga jual :
-          Pakan concentrate 1 karung                       Rp.328.000/per 50 kg.
Ø  Harga 1 kg Rp.6560 dibulatkan              Rp.6600.
Ø  Pakan buatan sendiri 1 kg                       Rp.3.500,-.
·         Prebiotik soc 1 botol                                 Rp.55.000 / ½ liter.
·         Vitamin dan antibiotik                               RP.15.000,-
·         127 kg adalah pakan concentrate pedaging 511/BR 1
·         164 kg adalah pakan buatan sendiri / fermentasi
·         127 x Rp.6600,-                                     = Rp.838.200,-
·         164 x Rp.3500,-                                     = Rp.574.000,-
·         291 kg                                                    = Rp.1.412.200,-
Harga per 1 kg pakan = 1.412.200 : 291                 =Rp.4853-,
·         Harga pakan untuk 1 ekor =1412200 :100   =Rp14.122,-
·         Berat itik yang diharapkan 2 s/d 2.5 kg
·         Harga jual itik peking per kg Rp.22.000,- ( Desember 2012 )
·         Harga per ekor dianggap rata – rata 2 kg     =Rp.44.000,-
C.     KANDANG.
Model kandang untuk penggemukan itik peking jantan cukup sederhana yaitu kandang box dan postal.
·         Kandang box ukuran 1x2 m dengan kapasitas 100 ekor untuk pemeliharaan 3 minggu dengan lampu pemanas 40 watt 2 buah. Dasar box sebaiknya diberi alas jerami atau bahan lain yang  yang sejenisnya dan sering sering diganti.
·         Kandang postal untuk pemeliharaan usia 21 hari sampai panen.
D.    PENYAKIT.
Tidak selamanya usaha selalu mulus, sehingga kita mesti siap - siap dengan resiko dan menghadapi kendala yang siap menghadang. Kita harus selalu optimis akan berhasil. Dan selalu berdoa kepada Allah S.W.T karena semuanya itu atas KaruniahNya, semoga Allah mengabul doa kita aminamin...amin.
Beberapa kendala antara lain :
·         Kurangnya pengetahuan tentang beternak unggas .
·         Bencana alam yang tidak diduga
·         Keamanan kurang
·         DOD yang kita beli adalah palsu, bisa jadi betina atau kualitasnya kurang bagus sehingga laju pertumbuhannya kurang.
·         Tidak mendapat dukungan dari masyarakat sekitar.
·         Limbah yang yang bau ( bisa diatasi dengan tehnologi dan pola pakan fermentasi dengan “probiotik SOC HCS” sehingga bau dapat diminalkan ).
·         Hasil panen yang melimpah sehingga harga jual turun.
·         Penyakit dan gangguan kesehatan pada  itik
Walaupun tidak berakibat fatal, penyakit/gangguan kesehatan harus tetap diwaspadai. Tanda – tanda itik sakit. tidak bersuara , tidak nafsu makan,  gerakannya lamban, antara lain :
Ø  Berak Kapur
Ditandai kotoran itik berwarna hijau  dengan bercak putih, gangguan kesehatan ini di duga karena bakteri Salmonella typhimurium. Pengobatan yang dianjurkan memberikan Nitrofuran, Sulfa atau anti biotik lainnya, salah satunya dengan mencampur pakan dengan Furasodidon 0,0011 %.
Ø  Itik lumpuh
Penyebab, makanan basi atau kadaluwarga, makan bangkai atau terlalu banyak berada di tanah becek. Mengatasinya telankan butiran es batu. Dianjurkan tidak memberikan pakan nabati yang berjamur. Seperti jagung dan bungkil yang sudah lama. Pakan kadaluwarsa ini mengandung Aspergillasis flavur yang dapat meracuni  sehingga menyebabkan kelumpuhan.
Ø  Tidak Nafsu Makan.
Campurkan di air minum 1 liter dengan prebotik SOC 2.5 ml gram atau trace elemen lainnya dan vitamin .
Ø  Gangguan Tenggorokan.
Adanya cacing yang menempel di tenggorokan , cara menanggulanginya dengan mencabut cacing yang menempel dengan pinset, setelah itu diberikan obat Tetrachlor.
E.     ANALISA USAHA
Analisa usaha yang kami berikan dengan meniadakan biaya sewa lahan, pembuatan kandang dan tenaga kerja. Mengapa? Anda tentu lebih mengerti jawabannya.
Berikut perhitungan usaha penggemukan itik peking jantan per 100 dalam 40 hari ( 6 Minggu ) :
·         Biaya :
Ø  DOD 100 ekor x Rp.8000                         = Rp.   800.000,-
Ø  Pakan 511                                                 = Rp.   838.200,-
Ø  Pakan buatan sendiri/fermentasi               = Rp.   574.000,-
Ø  Prebiotik SOC                                          = Rp.     55.000,-
Ø  Vitamin dan antiboitik                              = Rp.     15.000,-
Ø  Biaya tak terduga                                      = Rp.     50.000,-
    Total pengeluaran                         = Rp.2.332.000,-
·         Pendapatan :
Asumsi itik yang mati dalam masa 6 minggu adalah 10 % ,
sehingga yang tersisa 90 ekor dengan asumsi berat rata-rata 2 kg. 
Harga per kg Rp.22.000,-.
Harga per ekor    =                             2 x Rp.22.000  = Rp       44.000,-
                                                        90  x Rp.44.000  = Rp. 3.960.000,-
Keuntungan :
Total pendapatan  - Total biaya
                                    Rp.3.960.000 – Rp.2.332.000  = Rp.1.628.000,-
Mungkin keuntungan diatas jauh dari bayangan  kita, akan tetapi jangan berpaling dulu. Perhitungan diatas hanya untuk jumlah pemeliharaan 100 ekor, maka kami menyarankan untuk memulainya dengan 500 ekor, disamping menghemat waktu dan tenaga, juga untuk memudahkan penjualan ke lain daerah ( bali dan Jakarta), biasanya minimal pengiriman 500 ekor .
Analisa usaha penggemukan 500 itik peking dalam 6 minggu ( 42 hari ).
·         Biaya
a.       500 DOD x Rp.8.000,-                  = Rp.               4.000.000,-
b.      Pakan 511/BR 1                             = Rp.               4.191.000,-
c.       Pakan buatan sendiri                      = Rp.               2.870.000,
d.      Prebiotik SOC                                = Rp.                  275.000,
e.       Vitamin dan antibiotik                   = Rp.                    75.000,-
f.       Biaya tak terduga                           = Rp.                  250.000,-
              Total pengeluaran                  = Rp.              11.661.000,-
·         Pendapatan
Asumsi Itik yang mati 10% (50 ekor),
yang hidup 450 ekor, berat rata -rata 2 kg.
Harga per kg Rp. 22.000.
450 x 2 x Rp.22.000                             = Rp.            19.000.000,-





Keuntungan
Rp.19.000.000.-  -  Rp.11.661.000      = Rp.              7.339.000,-
Sekedar pembanding jika Anda usaha dengan jumlah 100 ekor dan 500 ekor.
Perhitungan analisa usaha penggemukan 100 itik peking pedaging dalam 6
minggu ( 42 hari ).
·         Biaya :
a.       100 DOD x Rp.8.000                    = Rp.    800.000,-
b.      Pakan 511/BR 1                             = Rp.    838.200,-
c.       Pakan buatan sendiri                      = Rp.    574.000,-
d.      Prebiotik SOC                                = Rp.      55.000,-
e.       Vitamin dan antibiotik                   = Rp.      15.000,-
f.       Biaya takterduga                            = Rp.      50.000,-
Total pengeluaran                        = Rp. 2.332.000,-
·         Pendapatan
Asumsi itik yang mati 10 %g
Yang hidup 90 ekor,
berat rata rata dihitung 2 kg/ekor.
Harga per kg Rp. 22.000,-
90 X 2 X Rp.22.000                            = Rp.3.940.000,-





Keuntungan
Rp.3.960.000  - Rp.2.332.000,-           = Rp.1.628.000,-
                                             
                                                                                    
PANDUAN PEMELIHARAAN ITIK PEKING PEDAGING
Pemeliharaan pada periode starter/anak itik/DOD merupakan tahap penting sebagai langkah awal dalam menghasilkan itik pedaging yang baik. Pemeliharaan pada tahap ini memiliki tujuan untuk menekan kematian pada fase awal kehidupan DOD dan meningkatkan bobot badan itik sesuai dengan yang diharapkan pada umur 6 minggu.
1.      DOD.
Persyaratan dalam memilih DOD itik jantan umur 1 –7 hari sebagai itik pedaging antara lain :
·         Bobot minimal 40 gram.
·         Bulu bersih dan kering.
·         Nafsu makan besar
·         Umur DOD 4 hari
·         Tubuh tegap, mata jernih, kaki kokoh
·         Tidak cacat
·         Bebas dari penyakit unggas
Pada saat kedatangan DOD sampai di kandang, masukkan ke dalam box pemeliharaan dan diamkan selama 2 jam. Tapi sebelumnya panas buatan sebagai pengganti indukan harus dinyalakan Setelah itu berikan minum untuk per 100 DOD dengan 1 liter air dengan 1 0ns gula merah dan 10 ml gram /1 tutup botol SOC dan 1 kapsul curcuma/temulawak  ( dari HCS ) dan 1 kapsul herbal noni (dari HCS ). Mengapa kok menunggu 2 jam ? Untuk menetralkan kondisi tubuh dan mengenal suasana.
Pemberian minum tersebut berfungsi sebagai Prebiotik, anti stres dan mengganti cairan tubuh yang hilang sehingga kehilangan berat badan dapat dicegah dan memulihkan kesehatan yang normal kembali . DOD yang terlambat penanganannya ketika datang dapat terlihat dari ketidakseragamnya pertumbuhan.
2.      Perkandangan.
·         Kandang stater (0 – 20 hari ).
Ukuran kandang stater  2 m x 1 m x 40 cm dengan ketinggihan dari tanah 50 cm. Dan diberi lampu pemanas 40 watt per kandang 2 dengan ketinggihan 45 cm dari alas kandang. Fungsi pemanas sebagai  induk buatan untuk menjaga suhu tubuh itik, karena pada masa ini bulu itik belum tumbuh dan sistem thermoregulatornya belum berfungsi.
Suhu kandang +- 370   C dan kelembaban kandang antara 60 – 65 %.
·         Kandang finisher ( 21 – 50 hari ).
Kandang finisher disiapkan untuk itik potong mulai berumur 21 hari sampai siap panen. Kandang disekat
Beberapa bagian,biasanya ukuran 4 x 4m dapat menampung 100 itik.
Lantai kandang tiap hari harus dibersihkan untuk membuang kotoran itik biar tidak ditumbuhi jamur/bakteri yang merugikan.
Tempat pakan dan minum harus dijaga kebersihannya.
Kandang harus selalu dijaga kebersihannya agar itik merasa nyaman, termasuk tempat pakan dan minum, sisa pakan dibuang dari dalam kandang agar itik tidak memakan pakan yang basi.
Selain itu kandang harus selalu dijaga agar tenang dan aman supaya itik tidak stres.
3.      Pakan
·         Cara pemberian pakan  pada umur 1 – 7 hari dilakukan sesering mungkin sedikit demi sedikit ( 1 hari bisa 5 kali). Hal ini untuk merangsang itik agar mau makan  terus menerus. Kondisi ini juga dimaksudkan sekaligus untuk memperhatikan itik kondisinya dapat terus dipantau. Apabila  ada itik yang kurang sehat atau kalah bersaing, segera dapat dipindahkan ke petak tersendiri ( karantina ).
·         Pakan harus dari pabrik yang sesuai dengan standart yaitu 511/BR 1 atau yang setara.
Pakan consentrat 511 diberikan pada umur itik 1 – 14 hari.
Pada usia 15 – panen kita beri pakan campuran.
Formula pakan 40 % concertrat, dan 60 % buatan sendiri dengan difermentasi menggunakan probitik SOC HSC.
Pemberian pakan dalam 1 hari adalah 3 kali, yaitu jam 7, 12, 4.
Tempat pakan harus dicuci hingga bersih dan dikeringkan sebelum digunakan kembali
·         Minum.
Selama itik makan buatan pabrik, untuk minum harus di beri 2,5 ml SOC dicampur 5 liter air.
Ø  Cara membuat campurannya :
a.       2.5 ml SOC dicampur 5 liter air.
b.      2 sendok makan gula pasir/gula merah dilarutkan dalam 1 gelas air.
c.       a dan b dicampur dan dibiarkan  minimal 15 menit baru diberikan pada itik.
d.      Pada saat malam hari tempat minum harus dikosongkan.
Semoga uraian ini bermanfaat dan apabila ada kekurangan harap maklum dan mohon dilengkapi sendiri. Jika Anda telah mempraktekkan maka anda akan mempunyai pngalaman tersendiri untuk mengatasi masalah-masalah yang ada.
Selamat mencoba….!!!